Kamis, 14 Juni 2012

Transporter di Indonesia

Jumlah pemain transporter di Indonesia sudah cukup banyak dan beragam dilihat dari kelas perusahaan maupun dari perorangan lokal. Hal ini membuat tingkat persaingan di industri ini ketat dan dibutuhkan kejelian dalam menilai transporter yang layak. Untuk level perusahaan besar keuntungan yang dapat diperoleh adalah kepastian pelayanan yang diberikan ke pelanggan dan beraneka ragamnya jenis layanan yang ditawarkan. beberapa contoh transporter yang cukup besar di Indonesia antara lain ASSA Logistics, Selog - Trac, Puninar, Indorent, Wira Logistics, Linc Express, Go Trans dan lain sebagainya.

Skala menengah juga semakin bersaing dengan masuknya banyak pemainnya sehingga semakin mendongkrak untuk naik keatas untuk sekelas dengan beberapa perusahaan besar lainnya. salah satu faktor kesuksesan dari transporter untuk tetap bisa naik keatas adalah kemampuan modal yang cukup besar untuk melebarkan sayapnya lebih jauh lagi, kemudian ketersediaan dari unit, driver, helpernya dan yang terpenting adalah mendapatkan pelanggan yang diikat dalam kontrak untuk menjalankan kewajibannya. skala menengah ini sebenarnya lebih banyak adalah pemain lokal yang lambat laun menanjak keatas antara lain adalah Kalla rent, Birent, Kurnia Jabbar Raya, K Logistics dan lain sebagainya.

Skala kecil atau yang sering disebut sebagai pemain lokal kecil, biasanya hanya mempunyai kurang dari 10 unit yang dapat dioperasionalkan dan sangat terbatas dengan pemodalan sewa lebih banyak mereka hanya menyewakan saja unitnya untuk digunakan perusahaan penyewanya. jumlah pemain lokal ini sangat banyak dan hampir bisa dijumpai di sekitaran daerah / kawasan industri.

Masing-masing transporter tersebut umumnya memiliki spesifik unit yang diinginkan oleh pelanggannya, seperti box, bak terbuka, carrier unit, cooler, racking dan lain sebagainya. umumnya untuk biaya sewa disesuaikan dengan permintaan dari pelanggan.

Tidak ada komentar: