Pemodalan memegang peranan penting dalam bisnis ini, karena di setiap proses distribusinya memerlukan biaya yang cukup besar seperti bbm, tol, parkir, bongkar dll yang sering kita sebut sebagai overhead variable cost yang cukup menahan untuk beberapa bulan ke depan. Karena mengingat kerjasama dengan pelanggan kemungkinan akan menggunakan Term Of Payment dalam jangka waktu tertentu. Selain Variable Cost yang tiap hari kita keluarkan, juga Fix Cost dari Unit, Driver, Helper, Dispatcher, Kerani, Checker, PDI, Opex Office dan lainnya yang wajib kita bayarkan setiap bulannya.
Cost Structure & Pricing :
Setelah kita mengetahui jumlah model yang kita miliki dan semua tipikal biaya yang kita miliki, maka proses selanjutnya adalah proses pembentukan harga ke
pelanggan dimana umumnya menggunakan model struktur biaya yang terjadi kemudian di tambahkan margin keuntungan maka jadilah harga yang diinginkan. beberapa model pricing yang terjadi lainnya adalah market price dimana harga ditentukan oleh pasar yang sudah existing saat ini. Namun hal ini kurang disarankan dikarenakan umumnya lebih murah dari cost structure yang kita buat. Ada juga bentuk lain dari pricing yaitu mengambil 3%-5% nilai muatan pelanggan untuk distribusi ke pelanggan, namun itu juga tidak disarankan karena belum tentu mencukupi variable cost yang terjadi untuk perjalanan yang jauh contohnya.
Quality :
Tujuan penghantaran adalah menghantarkan produk yang sesuai disepakati pelanggan dalam waktu dan tanggal yang tepat dan sesuai atau bahkan bisa lebih cepat yang dipastikan produk tersebut utuh dan tidak rusak/hilang/kurang dalam perjalanan. hal ini biasanya disepakati dalam SLA Service Level Agreement yang dilampirkan dalam kontrak si pelanggan.
Flexibility :
Tujuannya adalah menangkap respon permintaan atau perubahan dari pelanggan mengenai model delivery dan juga kebutuhan dalam proses pengirimannya seperti bentuk unit, jumlah pengendara, helper, checker, waktu kirim dan lain sebagainya. Artinya kita dapat meng-absorp kebutuhan pelanggan secara cepat, tepat, dan mampu kita lakukan. Termasuk memberikan informasi yang cepat terkait dengan proses delivery ini.
Tehnology Implementer :
Untuk memenuhi kebutuhan informasi internal dan eksternal dibutuhkan tehnologi yang mampu memberikan data, informasi dari mulai awal proses hingga ujung akhir dari proses yang terjadi. Hal ini seperti GPS, System Integrated, inhouse software atau System lain nya yang mendukung proses delivery seperti Oracle, SAP atau lainnya sebagai back-end nya.
Resale Value :
Tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan unit yang sudah kita gunakan selama kurun waktu tertentu yang umumnya 5 - 10 tahun untuk truck. Hal ini tergantung dari pemakaian dan perawatan dari unit tersebut, seperti contohnya untuk daerah tambang kemungkinan akan lebih cepat di lakukan disposal ketimbang pemakaian truck dalam kota dengan jarak dekat. umumnya digunakan kembali untuk proses modal kerja dengan peremajaan unit barunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar